BUMDes Tumang Terima Bantuan Mesin Pembuat Pelet Berbahan Dasar Maggot dari Universitas Muhammadiyah Surakarta

Cepogo – BUMDes Tumang, Desa Cepogo, menerima bantuan alat mesin pembuat pelet berbahan dasar maggot melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Bantuan ini merupakan wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pengolahan sampah organik.

Program pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Taman Sampah BUMDesa Cepogo dalam Mewujudkan Zero Waste sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Berbasis Green Environment” diharapkan mampu memperkuat pengembangan unit usaha Taman Sampah (Tampah) BUMDes Tumang.

Mesin pembuat pelet ini akan dimanfaatkan untuk mengolah maggot Black Soldier Fly (BSF) menjadi pakan berbentuk pelet yang memiliki nilai tambah dan berpotensi menjadi produk unggulan. Kehadiran alat tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi, mendukung pengelolaan sampah organik secara terpadu, serta membuka peluang usaha baru yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pemerintah Desa Cepogo dan BUMDes Tumang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Surakarta atas dukungan yang telah diberikan melalui program pengabdian masyarakat ini. Kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat menjadi langkah nyata dalam mendorong inovasi, pemberdayaan desa, serta terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, memberikan manfaat yang luas bagi pengelolaan Taman Sampah BUMDes Tumang, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Sinergi seperti ini diharapkan dapat terus terjalin untuk mendukung terwujudnya Desa Cepogo yang mandiri, produktif, dan ramah lingkungan.